Bigbasz’s Personal Blog

Review The Holiday (2006)

Romantic Comedy merupakan genre film yang biasanya dapat meraih hasil yang lumayan dari sisi finansial. Tidak lah terlalu besar tapi juga tidak sedikit juga, karena ada segmen tertentu dari para penonton film yang menyukai genre ini. Hal ini juga yang membuat produser-produser tidak henti-hentinya membuat film bergenre romantic comedy.Holiday salah satu film yang dapat dikategorikan dalam genre romantic comedy. Film ini dibentangi oleh cukup banyak bintang yang terkenal seperti Cameron Diaz, Jude Law, Kate Winslet dan Jack Black. Hanya saja nama tenar ditambah sentuhan Nancy Meyers(Something’s Gotta Give dan What Woman Want) tak cukup untuk meraih sukses yang luar biasa. Hasil yang didapat film ini cenderung biasa-biasa saja.

Kalau di Amerika film ini sudah tayang akhir tahun kemarin, di Indonesia baru diputar sekitar bulan Februari kemarin. Sedangkan saya sendiri baru sempat nonton pekan kemarin lewat DVD bajakan. Yah nasib di daerah yang lumayan terpencil seperti ini, lumayan susah untuk mengakses bioskop.

Kisahya sendiri bisa dikatakan standar saja. Tidak ada sesuatu yang baru. Kemudian juga tidak ada sesuatu yang dapat membuat penonton berpikir keras untuk menebak akhir dari film ini. Ya seperti kebanyakan film romantic comedy-lah yang memang sangat klise.

Sinopsis

Ceritanya bermula dari dua orang wanita berusia 30-an yang belum menikah dikecewakan oleh pasangannya masing-masing. Iris Simpkins(Kate Winslet), seorang wartawan asal London Inggris dikecewakan oleh pengumuman pertunangan pria yang selama ini disukainya Jesper. Sementara pemilik rumah produksi tralier di Los Angeles Amanda baru saja mengetahui bahwa teman laki-lakinya Ethan baru saja berselingkuh dengan resepsionisnya yang baru berusia 24 tahun. Intinya mereka berdua baru patah hati sih.

Pada saat dilanda kekecewaan yang mendalam tersebut mereka bingung ingin melakukan apa untuk menghilangkan rasa sedih yang mereka alami. Ada hal yang unik dari mereka berdua dalam menghadapi kesedihan dan kekecewaan ini. Amanda sudah lama tidak bisa menangis, sedangkan Iris tak henti-hentinya menangis. Kemudian Amanda mengambil keputusan untuk berlibur di tempat yang jauh dari LA yang dapat menghibur dirinya. Amanda menggunakan sarana search engine Google untuk mencari tempat liburan. Dia mengetikkan kata kunci “vacation spots”. Dan setelah mencoba dua situs pertama hasil dari search engine tersebut dia menemukan sesuatu yang unik. Amanda menemukan situs pertukaran rumah. Di situs itu Amanda tertarik pada rumah Iris yang ada di daerah Surrey pinggiran kota London. Setelah melalui perbincangan singkat lewat pesan instan mereka berdua sepakat untuk saling bertukar rumah.

Rumah Amanda yang terletak di pemukiman elit Los Angeleles ini sangat mewah dan modern. Banyak fasilitas yang terdapat di dalamnya. Berlawanan jauh dengan rumah Iris di pinggiran kota London itu. Rumah Iris tidak lebih seperti gubuk(kasar juga nih penggambarannya) yang tidak terdapat fasilitas apa-apa selain alam yang masih alami. Kondisi ini jelas membuat Iris senang sekali, sementara Amanda awalnya agak kecewa dan ingin segera pulang ke LA. Namun ternyata Amanda bertemu dengan Graham kakak dari Iris yang bertampang good looking, seorang pria yang mampu menunda kepulangan Amanda. Sementara Iris di LA bertemu Miles seorang penata musik film teman Amanda, selain itu dia juga bertemu seorang penulis naskah tua yang sangat berkesan bagi Iris yaitu Arthur.

Seperti yang biasanya dan sangat diharapkan sebagian besar penonton, Holiday ini berakhir dengan Happy Ending, and they’re happily ever after. Nyaris tidak ada kejutan dalam film kecuali kemunculan Jesper di tengah film dan menyatakan cinta pada Iris yang membuat Iris bingung. Namun karena Jesper ternyata hanya memanfaatkan Iris membuat Iris meng-kick out Jesper. Hal ini kayaknya layak ditiru para cewek nih, jangan mudah terayu oleh cowok yang hanya ingin memanfaatkan cewek.

In My Opinion

Kisah dua wanita ini sebenarnya agak berat sebelah. Di satu sisi kisah Iris sangat kompleks yang melibatkan banyak tokoh seperti Jesper, Miles dan Arthur. Sedangkan kisah Amanda standar banget. Dia cuma berhadapan dengan Graham seorang duda dengan dua anak saja. Tidak ada situasi yang bisa membuat dia lebih mengeksplor perannya. Sebenarnya hal ini sepertinya cocok juga sih, karena sepertinya saya belum pernah melihat mantan kekasih Justin Timberlake ini berakting bagus. Sementara Kate Winslet yang sebelumnya lebih banyak berperan dalam film yang cenderung serius cukup lumayan aktingnya dalam genre romantic comedy. Bagaimana dengan Jude Law? sepertinya sih tidak terlalu istimewa. Sementara itu untuk Jack Black, sebenarnya lumayan juga aktingnya. Hanya saja dari sisi fisik kayaknya kurang cocok aja di sini.

Dari sisi cerita juga standar komedi romantis biasa. Kalau ada yang mengganggu mungkin durasi cerita yang lebih dari dua jam. Untuk cerita seperti ini, dua jam lebih membuat boring dalam menikmati ceritanya.

Trivia

Dalam film ini Amanda dan Iris bertukar rumah lewat situs www.homeexchange.com. Situs ini merupakan site nomor dua dari hasil search engine google. Setelah saya coba browsing situs tersebut ternyata benar-benar ada dan ada keterangan berikut “The Holiday” is a romantic comedy starring Cameron Diaz and Kate Winslet who use HomeExchange.com to change their lives as they trade homes between Los Angeles and England.” Sementara situs nomor satu dari hasil pencarian google oleh Amanda yaitu www.worryfreevacations.com juga ternyata benar-benar ada juga.

Kalau kita perhatikan Amanda mengetikkan “vacation spots” sewaktu mencari tempat berlibur. Setelah itu muncul list hasil pencarian google. Namun kalau saya yang mencoba sendiri ada perbedaan list yang ada di film dengan list yang saya dapat dari google.

Ada beberapa cameo dalam film in. Yang pertama adalah Lindsay Lohan dan James Franco keduanya uncredited. Mereka berdua ada dalam trailer film yang sedang dikerjakan oleh Amanda. Kemudian ada juga Dustin Hoffman yang muncul di Video Rental sesaat setelah Jack Black membicarakan score The Graduate dan sesaat kemudian muncul cover video Marathon. Kebetulan baik The Graduate maupun Marathon merupakan film yang dibintangi Hoffman.

Juli 1, 2007 - Posted by | Movie Review

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: