Bigbasz’s Personal Blog

(Review) Mr Bean’s Holiday

Akhirnya bisa juga nonton Mr Bean’s Holiday. Walau kalau di bioskop-bioskop Indonesia sudah mulai tayang bulan Maret lalu,di Bioskop-bioskop Amerika baru akan tayang Agustus nanti. Jadi kalau dibanding penonton di Amerika belum telat dong.

Mr Bean’s Holiday adalah film versi bioskop kedua setelah Bean: The Ultimate Disaster Movie tayang tahun 1997. Jika dalam petualangannya dulu Mr Bean pergi ke Los Angeles kali ini petualangan Mr Bean mengambil lokasi di Perancis.

Ceritanya bermula ketika suatu hari Mr Bean memenangkan hadiah tiket berlibur ke pantai di kota Cannes, Perancis ditambah sebuah Sony Handycam DCR-HC96 video camera, and uang €200. Maka dengan perasaan senang dan gembira berangkatlah Mr Bean ke Perancis dengan menggunakan kereta. Setibanya di Paris Mr Bean salah menaiki taxi yang seharusnya membawa dia ke stasiun tempat dia akan menuju Cannes. Bukan Mr Bean jika tidak punya akal untuk mencapai tujuannya. Setelah sampai di stasiun Mr Bean kembali mengalami masalah kali ini dengan vending machine yang akhirnya membuat Mr Bean harus ketinggalan kereta. Setelah kereta berikutnya datang Mr Bean meminta tolong Emil Dachevsky (Karel Roden)seorang sutradara asal Rusia untuk mengambil gambar Mr Bean yang akan naik ke kereta. Karena kecerobohan Mr Bean, Emil ketinggalan kereta, sementara di dalam kereta ada anak Emil, Stepan (Max Baldry). Merasa ikut bertanggung-jawab atas terpisahnya Stepan dengan sang ayahnya, Mr Bean berusaha menghibur Stepan. Di stasiun berikutnya mereka turun untuk menunggu kereta yang akan ditumpangi oleh Emil. Ternyata kereta itu tidak berhenti namun Emil sempat menulis pesan lewat kertas berisi tujuannya yaitu Cannes dan nomor HP-nya. Mr Bean sempat merekam kertas Emil lewat handycamnya. Namun dua digit terakhir nomor telepon ayah Stepan tersebut tidak terlihat. Setelah itu mereka berdua naik kereta di belakang kereta Emil. Namun kali ini Mr Bean kembali membuat kecerobohan lagi passport dan tiket Mr Bean tertinggal di stasiun tempat mereka berhenti tadi. Karena di dalam kereta mereka ketahuan tidak memiliki tiket, dengan sangat terpaksa mereka dikeluarkan dari kereta.

Yah begitulah sosok Mr Bean yang tidak habisnya berbuat ceroboh. Setelah itu mereka Mr Bean dan Stepan berpetualang untuk bisa sampai ke Cannes. Karena tidak punya uang sama sekali Mr Bean dan Stepan pun terpaksa mengamen. Sewaktu mengamen Mr Bean berjoget dengan gaya khas-nya, yang ternyata cukup efektif untuk mengundang orang-orang untuk menyumbangkan uangnya.

Dalam perjalanan menuju Cannes Mr Bean dan Stepan bertemu seorang aktris Perancis Sabine (Emma de Caunes). Kebetulan Sabine juga akan pergi ke Cannes. Sabine ingin menonton premiere film-nya di Cannes. Mereka bertiga akhirnya bisa juga sampai ke Cannes walau melewati berbagai kejadian yang cukup seru.

Selain Stepan dan Sabine ada satu lagi tokoh yang cukup banyak mengambil peranan dalam sekuel Mr Bean ini. Tokoh itu tidak lain adalah handycam milik Mr Bean. Sejak awal petualangannya di film ini handycam milik Mr Bean ini tidak henti-hentinya digunakan oleh Mr Bean untuk mengabadikan perjalanan liburannya.

Secara umum film Mr Bean’s Holiday ini lebih mirip dengan versi TV-nya dibanding seri pertamanya. Tidak banyak dialog yang terjadi, lebih banyak akting dan gaya Mr Bean menjurus slapstick yang bisa membuat kita minimal tersenyum. Kalau menurut saya pribadi sih kekonyolan Mr Bean di film ini tidak terlalu lucu. Walau sebenarnya dia selalu berusaha tampil diluar dugaan kita dengan segala usaha dan kebodohannya yang super-super-super konyol.

Yah walau tidak terlalu lucu bukan berarti saya tidak terhibur dengan film ini. Sebagai salah satu fans Mr Bean sejak tampil di RCTI dulu, saya tetap salut dengan Rowan Atkinson yang telah membuat karakter Mr Bean ini. Dia membuat karakter seorang anak kecil yang hidup dalam tubuh orang dewasa.

Setelah satu dekade absen dari layar perak, kali ini Mr Bean ingin mengakhiri petualangannya lewat film ini. Bagi para fans-nya tentu saja kabar ini kurang mengenakkan. Sebab sejak tahun 1990 sejak pertama kali TV Series Mr Bean ditayangkan, sosok Mr Bean cukup berhasil meraih perhatian para penonton TV. Walau ini adalah film terakhir Mr Bean, beberapa misteri tentang kehidupan Mr Bean tetap belum terungkap seperti siapa nama depan Mr Bean dan pekerjaan utama dia.

Entah masih mungkinkah karakter ini dimunculkan lagi atau tidak, karena sangatlah sulit dalam menuliskan naskah ceritanya. Yah saya dan para fans Mr Bean lainnya berharap Mr Bean masih mungkin untuk dilanjutkan kembali.

Juli 17, 2007 - Posted by | Movie Review

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: